sewa ambulance

Latest News

7 Tips Ini Membuat Berkebun Bersama Anak-Anak Jadi Lebih Menyenangkan, Anda Tahu!

Berkebun adalah kegiatan yang menyenangkan, terutama jika dilakukan dengan anak-anak. Namun seringkali anak-anak merasa berkebun membosankan dan kotor, sehingga Orangtua perlu memutar otak saya untuk menemukan cara atau tips untuk membuat anak-anak berkebun bersama dengan kesenangan.

Dilansir dari Hello Sehat, berkebun bersama anak-anak sejak usia dini memiliki banyak manfaat seperti menumbuhkan minat makan sehat, mengasah keterampilan motorik, meningkatkan daya tahan tubuh, melatih kesabaran dan juga konsentrasi, dan mengajarkannya tanggung jawab.

Berkebun juga dapat mengajar anak-anak untuk mencintai alam dan lingkungan. Anak-anak balita atau usia prasekolah juga bisa belajar tentang jenis tanaman, baik bunga, buah, maupun sayuran.

Jangan lupa mengawasi si kecil saat berkebun. Terutama ketika dia memegang benda tajam seperti sekop atau garpu tanah, dan saat menyentuh bahan kimia seperti pupuk.

Artikel terkait: Waspadai 10 Tanaman Hias Beracun yang Berbahaya bagi Anak ini

8 Tips untuk Mengajak Anak Berkebun dengan Menyenangkan

Dilansir dari CNN Indonesia, berkebun telah menjadi tren baru sejak pandemi. Berkebun dianggap membantu menangkal kebosanan bagi orang dewasa dan anak-anak.

Penulis buku Losing Eden: Mengapa Pikiran Kita Membutuhkan Alam Liar, Lucy Jones mengatakan bahwa alam berperan dalam perkembangan kesejahteraan anak-anak.

Mikroba yang ditemukan di tanah dapat meningkatkan produksi serotonin di otak yang dapat menyebabkan perasaan senang dan bahagia. Mencium aroma tanah setelah hujan juga dapat memengaruhi otak dan memperbaiki suasana hati.

Nah, berikut ini ada 8 tips untuk mengajak anak-anak ke taman dengan kesenangan.

1. Beri Anak-Anak Areanya Sendiri

tips berkebun dengan anak-anak

Berikan 'area' untuk anak berkebun Anda sendiri. Bisa berupa sebidang tanah kecil, atau mungkin beberapa pot dengan berbagai ukuran untuk menanam berbagai tanaman.

Jika Anda tidak memiliki tanah, Orangtua dapat mengajak anak-anak untuk berkebun dengan metode hidroponik.

Anak Anda dapat menghias pot dengan cat atau spidol dan memberikan spidol untuk tanaman yang digambar sendiri.

Bahkan batu-batu kecil dapat digunakan dengan cara yang berbaris atau diatur di sekitar tanaman sehingga penampilan anak-anak istimewa & # 39; kebun & # 39; menjadi lebih menarik.

2. Biarkan Anak-Anak Memilih Jenis Tanaman yang Akan Ditanam, Membuat Berkebun Bersama Jadi Menyenangkan

tips berkebun dengan anak-anak

Dengan membiarkan anak-anak memilih jenis tanaman yang akan mereka tanam sendiri, mereka akan merasa memiliki hak khusus dan dapat belajar untuk bertanggung jawab merawat tanaman pilihan mereka.

Ada beberapa tanaman yang mudah dirawat dan cocok untuk berkebun bersama anak-anak, misalnya:

  • Bunga matahari
  • Cabai
  • Tomat ceri
  • Kacang
  • Timun
  • bayam
  • Moster

Ajari anak-anak bagaimana cara berkebun misalnya memilih media tanah yang baik, memastikan tanaman mendapatkan cukup sinar matahari, dan cara menyirami tanaman.

3. Buat Peralatan Berkebun Anda Sendiri Khusus untuk Anak-anak

Dorong anak-anak untuk membuat peralatan berkebun sendiri, misalnya membuat tanaman air dari botol bekas yang dilubangi. Anak Anda juga dapat membuat pot sendiri dari kaleng atau wadah bekas. Biarkan anak-anak menjadi kreatif sesuai keinginan mereka.

Artikel terkait: Berkebun Tidak Hanya Sehat, Tetapi Juga Menguntungkan

4. Tips Berkebun Bersama Anak-Anak, Membuat Kompos Bersama

Beri tahu anak bahwa tanaman dapat tumbuh subur jika diberi pupuk. Orangtua dan anak Anda dapat membuat kompos bersama di rumah menggunakan bahan limbah rumah tangga organik.

Mengutip 99.co, limbah organik yang dapat dibuat menjadi kompos adalah sebagai berikut:

  • Sisa makanan seperti sayur, buah atau daging busuk
  • Kertas atau tisu bekas
  • Bumbu yang sudah kadaluarsa
  • Kotoran hewan peliharaan
  • Daun atau rumput
  • Sepotong kayu

tips berkebun dengan anak-anak

Pertama, siapkan wadah dengan penutup. Orangtua dapat meminta anak Anda menyekop tanah yang cukup ke dalam wadah dan menyiram tanah menggunakan air yang cukup.

Setelah itu, masukkan sampah organik yang sudah disiapkan sebelumnya dan tutupi lagi dengan tanah. Tutup wadah dengan rapat dan biarkan selama 3 minggu. Pastikan wadah tidak terkena sinar matahari langsung, air hujan, dan jauh dari binatang.

5. Dorong Berkebun Sambil Belajar Sains dan Matematika

Berkebun bisa menjadi alat belajar yang menyenangkan. Orangtua dapat menjelaskan kepada anak-anak bagaimana tanaman dapat tumbuh dengan baik, cara merawat tanaman, dan proses ilmiah yang terjadi di balik pertumbuhan tanaman.

Anak-anak juga dapat berlatih matematika dengan menghitung dedaunan, mengukur tinggi tanaman, dan sebagainya.

6. Membuat Dokumentasi Foto

Ambil foto tanaman setiap hari untuk mencari tahu bagaimana tanaman tumbuh. Anak-anak juga dapat diundang untuk membuat semacam jurnal yang berisi catatan tentang pertumbuhan tanaman mereka dan menambahkan foto.

7. Dorong Anak-Anak Memproses Panen

Ketika tanaman ditanam oleh seorang anak yang menghasilkan buah, mintalah dia untuk memanennya dan memprosesnya sendiri sampai akhirnya bisa dimakan. Contohnya termasuk menarik wortel dari tanah, membersihkannya dengan mencuci, mengupasnya, dan memotongnya untuk membuat sup atau bakwan.

***

Itulah 7 tipsnya untuk mengajak anak-anak ke taman dengan lebih banyak kesenangan bersama. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi Orangtua yang mencari kegiatan menarik untuk anak-anak, ya!

:

7 tanaman pembersih udara yang harus Anda miliki di rumah

Posting 7 tips ini membuat berkebun dengan anak-anak lebih menyenangkan, lho! muncul pertama kali di thesiansian: The Parenting Site Terbaik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top