sewa ambulance

Latest News

Idulfitri Saat Pandemi, Tidak Pulang dan Terapi Ibu yang Hilang

Jakarta, IDN Times – Iik Zakiah Darajat, seorang migran yang sekarang tinggal di Karawang, Jawa Barat, memilih untuk tidak pulang meskipun ibunya sakit di rumah. Menurutnya, dengan cara ini dia menunjukkan kasih sayang pada ibunya.

"Saya memutuskan untuk mencintai ibu saya dengan cara ini (tidak akan pulang). Saya sekarang berada di zona merah, risikonya sangat besar. Kesehatan ibu saya dipertaruhkan," kata Iik di Mata Najwa, Rabu (5) / 20) malam.

1. Tidak pulang ke rumah, melewati perawatan terapi ibu

Idulfitri Saat Pandemi, Tidak Pulang dan Terapi Ibu yang Hilang

Ibu yang menderita stroke sekarang dirawat oleh adik perempuan Iik di kota kelahirannya. Dia memilih untuk tidak pulang, berarti dia juga merindukan perawatan terapeutik ibunya.

"Saya harus melewati terapi ibu, lewati kembali seperti biasa setiap bulan. Biasanya saya mendapat izin dari kantor untuk memeriksa kesehatan ibu saya," kata Iik.

2. Ibu yang mendorong Iik untuk tidak pulang

Idulfitri Saat Pandemi, Tidak Pulang dan Terapi Ibu yang Hilang

Dia menyatakan bahwa dia tidak dapat menahan diri untuk tidak bersedih karena dia harus memilih untuk mencegahnya kembali ke rumah. Berkumpul bersama keluarga di kampung halaman mereka selama Lebaran sesuai dengan impian semua orang.

"Ibuku menguatkanku. Yang membuatku bisa bertahan di sini. Harus tersenyum tulus. Aku benar-benar patah hati ketika harus menghentikan diriku untuk tidak melihat ibuku," kata Iik.

"Aku sangat mudah putus asa (pulang). Tapi untuk apa? Ibu juga menyuruhku tinggal di sini," lanjutnya.

3. Idul Fitri Baru tahun ini tanpa ibunya

Idulfitri Saat Pandemi, Tidak Pulang dan Terapi Ibu yang Hilang

Iik mengklaim bahwa ia tidak akan pernah jauh dari ibunya sebelumnya, hanya tahun ini ia harus rela melewati Lebaran tanpa ibu kesayangannya.

"Ibu itu hebat, selalu berdoa untuk semua orang. Aku ingin mengeluh terlalu malu," kata Iik.

4. Ibu membagikan Idul Fitri tahun ini tanpa Iik

Idulfitri Saat Pandemi, Tidak Pulang dan Terapi Ibu yang Hilang

Mendengar curhatan anak, Oneng, ibu Iik, mengaku tulus karena Idul Fitri tahun ini tanpa Iik. Dia mengatakan bahwa dia ingin semua orang selamat, jadi Oneng meminta Iik bersabar di luar negeri.

"Saya menguatkannya, saya berharap anak saya akan selamat di mana saja. Insya Allah, iman, menerima takdir Tuhan, ambil kebijaksanaan dari bencana ini," kata Oneng.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top