sewa ambulance

Latest News

Ingin sukses membuat anak? Inilah 3 Hal Yang Harus Dilakukan Suami Anda!

Kalau bicara tips sukses membuat anak, kesuburan pria sebenarnya tidak pernah jadi masalah kecuali kalau kehamilan belum juga tiba. Itupun dengan syarat: istri pasti sudah selesai pemeriksaan pertama.

Padahal, ada beberapa hal yang dapat memengaruhi kesuburan pria, seperti mengubah gaya hidup atau melakukan konseling prakonsepsi guna meningkatkan peluang kehamilan.

Pentingnya Kesadaran Suami Tentang Reproduksi untuk Sukses Menghasilkan Anak

sukses dalam membuat anak

Profesor Rob McLachlan adalah direktur & # 39; Pria Sehat & # 39 ;, sebuah organisasi yang membantu pria meningkatkan kesadaran akan kesehatan reproduksi.

“Kalau ingin punya anak harus memperhatikan diri sendiri dulu, karena kesehatan sperma penting untuk anak nanti,” ujarnya.

Pria perlu pergi ke dokter sebelum memikirkan untuk memiliki anak. Karena selain penting untuk meningkatkan peluang hamil, juga penting untuk kesehatan calon buah hati Anda.

Artikel terkait: Dijual? Berikut ciri-ciri sperma yang sehat!

sukses dalam membuat anak

Jika suami tidak memperhatikan kesehatannya sendiri selama promil, ia berisiko mengurangi komplikasi kesehatan pada istri saat hamil dan janin yang akan dikandung istri.

“Kesehatan sperma Anda penting bagi anak.” Keadaan Anda di masa pembuahan seperti ini bisa berdampak pada kesehatan anak, ”kata Profesor McLachlan.

Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa seorang pria dengan riwayat diabetes dapat menurunkan risiko diabetes pada anak, demikian pula jika ia merokok atau meminum minuman beralkohol saat hendak menghamili istrinya, ia berisiko berdampak negatif bagi kesehatan istri dan bayi yang dikandung sang istri. akan membawa.

Tiga Hal Yang Mempengaruhi Kesuburan Pria

1. Penurunan berat badan

Banyak pria yang terkejut mengetahui bahwa berat badan mereka dapat memengaruhi kesuksesan pasangannya dalam hamil. Kelebihan berat badan dapat menurunkan jumlah dan kecepatan sel sperma. Artinya butuh waktu lebih lama untuk membuahi rahim istri.

Kadar testosteron lebih rendah pada pria yang kelebihan berat badan, yang dapat mengganggu kemampuan pria untuk mengatur ereksinya. Obesitas juga bisa berdampak pada bayi karena gen yang terdapat di dalam sperma suami yang obesitas tidak berfungsi dengan baik.

2. Gaya Hidup

Merokok juga dapat memengaruhi gen. Jarang melihat wanita hamil merokok, tetapi apakah pria yang merokok dapat memengaruhi bayi yang belum lahir?

Tingkat infertilitas pada perokok dua kali lipat dari bukan perokok. Perlu waktu satu tahun untuk membuktikan apakah merokok berdampak pada tingkat kemandulan.

"Merokok membunuhmu, kan? Kita semua setuju akan hal itu. Nah, kamu selama ini setuju untuk melakukan sesuatu bersama, jadi ubah gaya hidupmu dan berhentilah merokok seperti yang kamu rencanakan untuk memiliki anak pertama," kata Profesor McLachlan.

Risiko terkena kanker juga lebih tinggi pada anak-anak yang ayahnya merokok.

: Suami Anda masih merokok saat Anda hamil? Waspadai bahayanya bagi janin!

3. Umur

Kualitas dan jumlah sperma juga menurun pada pria di atas usia 45 tahun. Artinya, istri membutuhkan waktu lebih lama untuk hamil dan ada juga risiko keguguran. Nah, masalahnya bisa jadi laki-laki, tapi yang terkena dampaknya adalah perempuan.

“Tentu saja jika ada masalah kesuburan pada laki-laki, mungkin saja dia mengalami gangguan ereksi atau semacamnya, itu bisa berdampak pada wanita tersebut dan oleh karena itu dia harus menjalani serangkaian perawatan. Beberapa prosedur perawatan bahkan bisa menjadi beban bagi perempuan. dia, padahal itu masalah orangnya, "kata Profesor McLachlan.

Ingin sukses membuat anak? Suami Tidak Harus Egois

sukses dalam membuat anak

Pria mungkin tahu bahwa wanita memiliki masa biologis, tetapi konseling prakonsepsi yang dijalani suami dan istri tetap diperlukan untuk memberi tahu mereka kenyataan sebenarnya.

“Laki-laki memiliki kewajiban untuk mendukung pasangannya untuk mengambil keputusan, daripada 'oke kita ke Bali dan melakukannya lagi tahun depan',” kata Profesor McLachlan.

“Anda mungkin merasa bahwa Anda masih muda dan dalam keadaan sehat, Anda berusia 41 tahun dan dia 37 tahun. Anda tidak punya banyak waktu dan Anda harus mengatasinya secepat mungkin sebelum terjadi kesalahan dan harus melakukan tes IVF atau semacamnya. "

Profesor McLachlan juga berkata, “Ini adalah saat yang tepat untuk memikirkan & # 39; kerapuhan & # 39; sebagai pria. Lakukan konseling prakonsepsi jika mau, menurut saya pria perlu memikirkannya baik-baik. "

Jadi, untuk anak laki-laki, bagaimana menurut Anda? Sudahkah Anda memeriksa kesuburan Anda? Ternyata membuat anak tidak semudah yang dibayangkan, ya? Perlu kerjasama dan tips sukses untuk membuat anak yang benar dari ahlinya.

Jadi, bicarakan baik-baik dengan pasangan Anda dan jangan lupa konsultasikan ke dokter. Semoga informasi mengenai tips sukses membuat anak ini bermanfaat!

Posting Apakah Anda ingin sukses membuat anak? Inilah 3 Hal Yang Harus Dilakukan Suami Anda! muncul pertama kali di theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top