sewa ambulance

Latest News

Lengkapi data Virus Corona di Indonesia Senin, 4 Mei 2020

Jakarta, IDN Times – Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona atau COVID-19, Achmad Yurianto, mengatakan jumlah kasus positif virus korona di Indonesia kini telah mencapai 11.587 kasus. Maka, mulai dari 3 Mei 2020 pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat hingga 4 Mei 2020 pukul 12.00 Waktu Indonesia Barat, kasus positif mengalami peningkatan 395 orang

"Kasus positif yang dikonfirmasi adalah 395, sehingga total menjadi 11.587 kasus," kata Yuri dalam pernyataan pers yang disiarkan langsung dari saluran YouTube BNPB Indonesia, Senin (4/5).

1. Kasus kematian virus korona di Indonesia mencapai 831 orang

Lengkapi data Virus Corona di Indonesia Senin, 4 Mei 2020

Yuri mengatakan bahwa jumlah pasien yang meninggal akibat virus korona telah meningkat. Jumlahnya sekarang mencapai 831 orang.

"Jumlah pasien meninggal meningkat 31 orang menjadi 831 orang," kata Yuri.

Yuri sebelumnya menjelaskan bahwa pemakaman tubuh COVID-19 dilakukan sesuai dengan prosedur kesehatan dan agama. Karenanya, tidak perlu menolak pemakaman COVID-19.

2. Kasus pulih ke 1.954 orang

Lengkapi data Virus Corona di Indonesia Senin, 4 Mei 2020

Yuri melaporkan, jumlah pasien yang pulih dari COVID-19 saat ini 1.954. Jika dilihat dari distribusinya, DKI Jakarta adalah wilayah dengan kasus terbanyak disembuhkan dan diikuti oleh Sulawesi Selatan.

"Jika kita melihat distribusi pasien yang paling sembuh, di DKI Jakarta 632, maka Sulawesi Selatan 199, Jawa Timur 178, Jawa Barat 159 dan Bali 15," kata Yuri.

3. DKI Jakarta adalah wilayah dengan kasus paling positif di Indonesia

Lengkapi data Virus Corona di Indonesia Senin, 4 Mei 2020

Kasus virus korona di Indonesia telah menyebar ke 331 kabupaten atau kota di 34 provinsi. DKI Jakarta adalah provinsi dengan kontributor terbanyak untuk COVID-19 kasus, yaitu 4.539 kasus. Kemudian, peringkat kedua ditempati oleh Jawa Barat dengan 1.252 kasus dan dilanjutkan oleh Jawa Timur dengan 1.124 kasus.

Berikut ini adalah data lengkap yang merinci penyebaran COVID-19 di 34 provinsi:

1. Aceh 12 kasus
2. Bali 271 kasus
3. Banten 446 kasus
4. Kasus Bangka Belitung
5. Bengkulu 12 kasus
6. Yogyakarta 114 kasus
7. DKI Jakarta 4.539 kasus
8. Jambi 38 kasus
9. Jawa Barat 1.252 kasus
10. Jawa Tengah 798 kasus
11. Jawa Timur 1.124 kasus
12. Kalimantan Barat 73 kasus
13. Kalimantan Timur 167 kasus
14. Kalimantan Tengah, 180 kasus
15. Kalimantan Selatan 198 kasus
16. Kalimantan Utara 130 kasus
17. Kepulauan Riau 92 kasus
18. Nusa Tenggara Barat 269 kasus
19. Sumatera Selatan 185 kasus
20. Sumatera Barat 203 kasus
21. Sulawesi Utara 45 kasus
22. Sulawesi Tenggara 64 kasus
23. Sumatera Utara 129 kasus
24. Sulawesi Selatan 607 kasus
25. Sulawesi Tengah 59 kasus
26. Lampung 54 kasus
27. Riau 58 kasus
28. Maluku Utara 50 kasus
29. Maluku 23 kasus
30. Papua Barat 43 kasus
31. Papua 240 kasus
32. Sulawesi Barat 44 kasus
33. Nusa Tenggara Timur 10 kasus
34. Gorontalo 15 kasus.

Dalam proses verifikasi di bidang 22 kasus.

4. Total akumulasi ODP adalah 238.178 dan PDP 24.020

Lengkapi data Virus Corona di Indonesia Senin, 4 Mei 2020

Yuri melaporkan jumlah orang yang melakukan pemantauan (ODP) mencapai 238.178 orang. Namun demikian, Yuri menjelaskan bahwa sebagian besar kasus ODP telah diamati.

"Apa yang telah selesai kami amati dan kemudian selesai pemantauan adalah sekitar 200.000 orang," kata Yuri.

Dalam Pengawasan (PDP) saat ini ada 24.020 orang. Saat ini, lanjut Yuri, pemerintah telah menyediakan 46 laboratorium untuk pemeriksaan COVID-19.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top