sewa ambulance

Latest News

Tak Perlu Rewel, Bikin Sensorik Bayi Bermain dengan 9 Bahan Makanan Ini

Memberikan bermain sensorik untuk bayi semakin populer di kalangan orang tua milenial. Tapi sebenarnya apa sih definisi dari bermain sensorik bahwa? Sebermain nsory Merupakan jenis permainan untuk mengasah ketajaman indera, seperti penciuman, pendengaran, peraba, penglihatan, dan pengecapan.

Permainan ini sangat bagus untuk melatih keterampilan motorik halus anak-anak, mengajari mereka cara mengamati objek, dan merangsang saraf di otak. Memberikan bermain sensorik juga mencakup segala bentuk stimulasi sensorik yang diberikan kepada si kecil.

Menurut Rininta Meyftanoria, S.Psi, M.Psi, psikolog klinis anak di Sensory Playhouse, orang tua dapat memberikan stimulasi sensorik pada bayinya sejak masih dalam kandungan atau pada 1000 kehidupan pertama. Tidak hanya ibu, ayah dan anggota keluarga lainnya bisa memberikan rangsangan sensorik.

Artikel terkait: 5 Pertimbangan Memilih Mainan Edukasi Si Kecil

Membuat Permainan Sensorik untuk Bayi dari Bahan Makanan

Bahkan membuat bermain sensorik tidak sulit, bahkan bisa dibuat dari berbagai macam bahan makanan. Penggunaan bahan makanan untuk bermain sensorik juga dapat memberikan rasa aman, sehingga anak dapat bereksplorasi dengan leluasa.

Berikut beberapa bahan makanan yang bisa digunakan untuk membuatnya bermain sensorik.

1. Gelatin

Teksturnya yang kenyal seperti agar-agar dapat merangsang indra peraba si kecil. Rasa kesemutan akibat jelly juga membuat anak-anak gugup untuk menguleni hingga hancur.

Moms bisa melakukan permainan kombinasi menggunakan jelly untuk memberikan nilai tambah yang lebih menyenangkan. Anda bisa meletakkan barang kesayangan bayi Anda, seperti mainan hewan atau lego, di dalam jelly agar anak lebih bersemangat menjelajah.

Bunda juga bisa memilih jelly dengan berbagai warna untuk merangsang indera penglihatan bayi.

Artikel Terkait: Montessori di Rumah; Cara Membuat dan Memainkan Botol Sensorik

2. Buah-buahan

bermain sensorik untuk bayi

Buah adalah salah satu bahan yang paling cocok untuk permainan bermain sensorik untuk anak-anak. Tekstur yang berbeda, tergantung jenis buahnya, bisa Orangtua pilih sesuai kemampuan menggigit anak.

Jika anak sudah memiliki gigi, Orangtua bisa menggunakan apel dan pir sebagai bahan bermain anak. Jika anak tidak memiliki kemampuan menggigit sama sekali, sebaiknya gunakan buah yang lunak, seperti alpukat.

Permainan bermain sensorik menggunakan buah sangat mudah dilakukan. Orangtua hanya perlu memotong buahnya menjadi ukuran yang tepat, agar mudah dipegang anak. Sajikan potongan buah di piring kecil.

Selanjutnya anak akan mulai memegang dan merasakan tekstur buah tersebut. Aromanya yang khas juga bisa memancing minat anak-anak untuk mencicipinya.

Dengan game indrawi Dengan menggunakan buah, anak dapat memperoleh stimulasi berupa indera penglihatan melalui warna, indera penciuman melalui aroma, indera peraba melalui tekstur buah, dan indera perasa.

3. Benih sebagai Bahan Bermain Sensorik untuk Bayi

Bibit memiliki warna dan bentuk yang beragam yang dapat membuat anak bersemangat untuk menjelajahinya. Kacang hijau, kacang tanah, kacang merah, dan kedelai, adalah contoh biji-bijian sederhana yang bisa dijadikan permainan bermain sensorik.

Jagung pipilan juga menjadi alternatif yang tidak kalah menarik. Warna kuning cerah pada biji jagung terlihat menarik bagi anak kecil.

4. Pasta sebagai Bahan Main Sensorik untuk Bayi

Mirip dengan biji-bijian, pasta juga tersedia dalam berbagai bentuk. Jika anak sudah cukup besar, Anda bisa memasukkan pasta ke dalam wadah tertutup dan mengocoknya untuk merangsang indra pendengaran anak.

5. Beras

bermain sensorik untuk bayi

Nasi dengan bentuk dan warna yang monoton bisa divariasikan dengan menambahkan pewarna makanan. Permainan indrawi dengan nasi berwarna bisa merangsang indera penglihatan dan peraba si kecil.

6. Tepung

bermain sensorik untuk bayi

Orangtua bisa membuat tepung dengan tambahan minyak bayi, dengan demikian menjadi pasir moond. Atau juga bisa membuat bermain adonan dengan bayi dengan menambahkan air dan garam dan pewarna makanan.

7. Krim Kocok

Tekstur krim kocok yang lembut dan berbusa membuat anak-anak langsung menyukai permainan tersebut indrawi gunakan bahan ini. SEBUAHpalagi, krim kocok aman untuk dikonsumsi jadi tidak perlu khawatir jika buah hati anda bermain sambil memakannya.

8. Sereal sebagai Bahan Bermain Sensorik untuk Bayi

Sereal memiliki beragam bentuk dan tekstur Orangtua bisa memilih sesuai kemampuan menggigit bayi. Terlebih lagi, sekarang sudah tersedia sereal yang rendah gula dan bebas gluten, sehingga aman diberikan untuk bayi di bawah usia satu tahun.

9. Remah Roti

bermain sensorik untuk bayi

Remah roti memiliki tekstur yang sama dengan pasir tetapi bisa dimakan. Juga sangat mudah dibuat di rumah dengan menggunakan roti yang sudah di bakar lalu dihaluskan.

Bermain sensorik Untuk bayi yang menggunakan bahan makanan memiliki keunggulan utama yaitu aman dikonsumsi. Pilihan bahan makanan untuk permainan juga sangat beragam. Orangtua dapat menyesuaikannya dengan preferensi masing-masing bayi.

Saat memberi bermain sensorik buat bayi jangan lupa selalu ada dan ajak mereka berkomunikasi ya, Orang Tua.

Baca juga:

Mengapa Metode Montessori Begitu Terkenal di Dunia Anak Usia Dini?

Postingan Tak Perlu Rewel, Membuat Permainan Sensorik Bayi dengan 9 Bahan Makanan Ini muncul pertama kali di theAsianparent: Situs Parenting Terbaik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top