sewa ambulance

Latest News

Teh Menyusui, Apakah Efektif untuk Meningkatkan Produksi ASI?

Jika Ibu saat ini sedang menyusui, pasti dia sudah mendengar tentang penambah ASI. Suplemen yang diklaim dapat mempercepat produksi ASI terdiri dari berbagai jenis, salah satunya adalah teh ASI yang banyak dijual di kalangan masyarakat.

Teh pendorong ASI ini biasanya dikemas seperti kantong teh biasa. Disajikan dengan mencelupkan ke dalam air panas hingga warnanya keluar, sangat praktis dan mudah dibuat. Jika mau, Anda bisa menambahkan madu atau gula sebagai pemanis.

Artikel terkait: 5 Jenis Obat Menyusui, Apakah Aman dan Seberapa Besar Manfaatnya?

Apakah Mengkonsumsi Teh ASI Efektif untuk Meningkatkan ASI?

Teh Menyusui, Apakah Efektif untuk Meningkatkan Produksi ASI?

ASI Tea adalah minuman yang dibuat dari campuran beberapa jenis herbal yang dapat diseduh menjadi teh. Biasanya dikonsumsi beberapa kali sehari setelah melahirkan.

Minuman ini dipasarkan sebagai suplemen untuk memulai produksi susu. Lalu apakah teh benar-benar efektif untuk meningkatkan produksi susu?

Dilansir dari Majalah Kesehatan Wanita, Julie Lamppa, seorang perawat dan bidan bersertifikat dari Mayo Clinic menjelaskan bahwa belum ada penelitian ilmiah yang secara ilmiah membuktikan bahwa teh ASI dapat meningkatkan ASI.

"Tidak ada bukti yang cukup kuat untuk mendukungnya, sebaliknya cenderung mengarah pada anekdot (lelucon)," katanya.

Penelitian lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui kemanjuran minuman ini, meskipun ada banyak kesaksian yang mengatakan bahwa produksi susu meningkat setelah mengonsumsi teh pendorong teh.

Mengutip dari Parenthood, meskipun bahan herbal yang terkandung dalam teh ASI masih belum terbukti secara ilmiah dalam meluncurkan ASI, asupan cairan dalam jumlah besar dapat membuat ibu menyusui tetap terhidrasi dan merupakan kunci untuk meningkatkan produksi ASI.

Kemudian, perasaan nyaman dan rileks yang dihasilkan dari duduk santai dan minum segelas teh hangat dapat memicu produksi hormon oksitosin yang berfungsi untuk meningkatkan susu. Karena itu, minuman ini bisa bergizi, tetapi itu tergantung pada orang yang mengkonsumsinya.

Artikel terkait: 5 Kebesaran Tanggal sebagai ASI Selama Puasa

Teh Menyusui, Apakah Efektif untuk Meningkatkan Produksi ASI?

Meski begitu, perlu diingat ibu menyusui agar tidak terlalu banyak mengonsumsi teh ASI. Bahan yang sering ditemukan dalam teh, yaitu Fenugreek dapat menyebabkan efek samping seperti maag atau mulas dan sakit perut.

Saat dikonsumsi, Fenugreek akan berfungsi seperti hormon estrogen dalam tubuh, sehingga tidak cocok untuk pasien kanker yang sensitif terhadap berbagai hormon.

"Dalam beberapa kasus, jika ibu minum terlalu banyak teh, air seni bayi bisa berubah kekuningan dan berbau seperti sirup maple," jelasnya.

Ini tidak berbahaya untuk bayi, tetapi masih harus dihindari.

Kandungan yang terkandung dalam ASI Tea

Teh Menyusui, Apakah Efektif untuk Meningkatkan Produksi ASI?

Teh ASI aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk memilih merek, pastikan terdaftar di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) jika teh tersebut merupakan produk lokal.

Jika Orangtua masih ragu, Anda harus berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum mulai mengkonsumsinya.

Berikut ini adalah beberapa bahan yang biasa ditemukan dalam kandungan teh ASI.

1. Fenugreek, Bahan Utama Teh ASI

manfaat fenugreek untuk payudara

Nama lain untuk Fenugreek adalah Kelabat. Di Timur Tengah, India dan Mesir, tanaman herbal ini digunakan sebagai bumbu makanan. Biji fenugreek mengandung vitamin B, folat, zat besi, mangan, kalium, natrium, seng, kalsium, dan magnesium.

Fenugreek sering digunakan dalam ramuan teh ASI. Perlu dicatat bahwa konsumsi Fenugreek selama kehamilan tidak diizinkan karena dapat memicu kontraksi uterus.

2. Kelor (daun kelor)

Manfaat daun kelor

Kelor atau kelor diperkaya dengan nutrisi seperti kalsium, zat besi, vitamin, dan asam amino esensial. Ini juga kaya akan vitamin C dan antioksidan.

3. Curcuma

Curcuma atau temulawak adalah tanaman khas Indonesia dan diyakini memiliki banyak manfaat kesehatan. Menurut penelitian, Curcuma dapat memengaruhi metabolisme lemak atau lemak.

manfaat jahe

4. Adas (adas pedas)

Umumnya adas di Indonesia dikenal sebagai Adas Pedas. Adas sering digunakan untuk berbagai masalah pencernaan seperti gastritis, perut kembung, dan kolik pada bayi, mengutip dari HelloSehat.

Penelitian menunjukkan ramuan ini dapat menghentikan pertumbuhan bakteri seperti E coli, Aerobacter Aerogenes, Bacillus Subtilis, Vulgar Proteus, Pseudomonas Aeruginosa, dan Staphylococcus albius.

5. Adas manis (Adas manis / adas bintang)

Berbeda dengan Adas, Adas manis di Indonesia disebut adas manis atau adas bintang. Ramuan ini berasal dari Cina Selatan dan Vietnam. Senyawa antehole yang terkandung dalam Anise menunjukkan sifat seperti estrogen yang mengatur fungsi hormon pada wanita.

6. Habbatussauda

Jintan Hitam atau Habbatussauda dikenal sebagai salah satu obat herbal di Indonesia. Isinya karbohidrat, protein, lemak sehat, kalsium, serat, zat besi, natrium, kalium, dan antioksidan juga baik untuk kesehatan.

***

Meskipun tidak ada penelitian yang membuktikan bahwa teh ASI benar-benar efektif, tetapi kandungannya penuh dengan nutrisi yang baik untuk ibu dan bayi. Sudahkah Ibu mencoba dan membuktikan khasiatnya?

Sumber: Majalah Kesehatan Alodokter, Hello Sehat, Parenthood, Women

Baca juga:

9 Cara memperbanyak ASI yang bisa ditiru Ibu di rumah

Pasca Teh Memfasilitasi ASI, Apakah Efektif dalam Meningkatkan Produksi ASI? muncul pertama kali di thesiansian: The Parenting Site Terbaik di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to top